Senin, 10 September 2012

Tanpa Sebuah Alasan


Sebatas teman, yang dulu kita awali.
Menjadi pasangan, sempat terjadi.
Kau buat ku terpana hebat.
Lalu kau pergi dalam waktu singkat.
Bimbang seketika kau akhiri.
Menangisi pun tiada dapat kupahami.
Entah dimana terdapatnya dosaku.
Seakan kau membisu jika kutanyakan itu.
Waktu berganti, masih ku begini.
Teringat janji yang tak berguna lagi.
Bagai kertas berwarna yang tertumpahi tinta.
Tak kau hiraukan walau sekedar ku menyapa.
Tak ingin jika harus selalu ku alami.
Apa pikirmu sekalipun tak ku mengerti.
Jika esok engkau tetap memilih diam.
Kan ku coba hentikan semua impian.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar