Jumat, 19 November 2010

Aku Yang Lalu dan Aku Yang Kini


hati rapuh yang dahulu
hanyut akan cinta
itu Aku Yang Lalu
hanya tergores pun perih, lebih juga tertusuk belati cinta
begitu sakitnya hatiku yg hingga kini tak pulih
seperti layaknya orang tak sehat, makan pun tak ada nafsu
aku dibutakan cinta palsu
pada akhirnya perlahan membunuhku
dan itulah Aku Yang Lalu
saat sebelum ku paham arti cinta yang sesungguhnya
ku pelajari saat aku mendamba mu
kau ajariku cinta harus ditemani logika
kau ajari cinta yang sederhana
kau pinta ku percaya tuk dapat menggantinya
dan aku yakini itu
temani aku tuk ciptakan cinta yang sempurna
dan tuntunlah aku dari terpelosoknya keterpurukkan
kini menangisinya bukan rutinitasku lagi
karna kau hadir dan jadikan hidupku lebih bermakna


Tidak ada komentar:

Posting Komentar